Menu Utama
Home
Forum Tanya Jawab
Multi Media
Multimedia lama
Jadwal Majelis
Tentang Kami
Program Dakwah
Laporan Dakwah
Kios Nabawi
Kotak Amal
Berita
Artikel
Gallery
Live Video Streaming
Bahasa
  Indonesia - 
  English - 
Form Login
Username

Password

Ingatkan Saya
Lupa password?
Mau jadi member? Daftar
  • alhudaygke
  • alhaq
Buku Terbaru


Radio Internet
MR Radio Online
Get the Flash Player to see this player.
Jadwal siaran:
*Senin, 21.00-23.00 WIB
*Sabtu, 21.00-23.00 WIB
Jadwal Sholat
Waktu Sekarang* :
Subuh :4.45
Dhuhur:12.01
Ashar :15.24
Magrib:17.57
Isya :19.09
*Waktu jakarta,
untuk daerah lain klik disini.










Home arrow Forum Tanya Jawab
Tabligh Akbar Dan Ziarah Qubro Majelis Rasulullah SAW Hari Sabtu 31 Juli 2010 Mushollah Baitul Mu'minin Jam 20:30 WIB, Jl.Anggrek Blok A Pondok Timur Indah II Bekasi Timur, JAWA BARAT      GUNAKAN HELM UNTUK KESELAMATAN ANDA DAN NAMA BAIK MAJELIS KITA     
Peduli Acara Dzikir Akbar Malam Nuzulul Qur'an dan Haul Ahlul Badr pada malam 17 Ramadhan di Monas, Bank Syariah Mandiri a.n Munzir Al Musawa 061-7121-494 ( cabang Depok )     
Quota Pertanyaan Yang Tersisa: 0
Pencarian:
Tips: Cari terlebih dahulu pertanyaan yang ingin anda tanyakan dengan fasilitas pencarian diatas.
Forum Majelis Rasulullah

Tidur jumatan dan mutoharoh - 2010/01/18 18:31 Assalamualikum...

Semoga kesehatan habib dan guru mulia terus dipelihara oleh ALLAH SWT
Habib yg saya cintai
1. Bagai mana hukumnya jika kita tertidur dalam khutbah jumat, biasanya saya sangat mengantuk yg hebat jika mendengarkan khutbah
apakah ini membatalkan wudlu jika kita sampai tertidur?
Pernah ada yg mengatakan jika duduknya benar maka tidak mebatalkan wudlu, apakah hal itu dibenarkan bib?
jika memang dibenarkan duduk seperti apa yg diperkenankan ?

2. Jika ada orang yang sudah sepuh sakit, beliau sangat sulit berjalan (bangkit dari tempat tidur), sementara sesekali buang air kecil atau besar ditempat (kesulitan dalam bersuci),
apakah tetap diwajibkan sholat pada saat itu, atau kah bisa diqodlo, jika tetap diwajibkan, bagaimana caranya?
3. Berkaitan dengan nomer 2 bagaimana dengan cara bersucinya bib?
4. Bagaimana cara tayamum yg benar habiby?

Mohon maaf jika pertanyaan saya mengganggu kesibukan habib

wassalam
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Re:Tidur jumatan dan mutoharoh - 2010/01/19 07:50 Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. dalam madzhab syafii duduk yg bokong (maaf) dubur tertutup bumi maka tidak membatalkan wudhu jika tertidur, dan jumat anda sah, namun yg afdhal adalah mendengarkan khutbah, maka berwudhu lah berkali kali mengusap wajah sebelum masuk masjid, menambah kesegaran, dan boleh sambil makan permen pedas dg niat bukan untuk makan, tapi sekedar disimpan dimulut unutk membuat mulut terus pedas dan segar dan meringankan kantuk. hal itu boleh asal bukan diwaktu shalat.

2. tetap wajib shalat semampunya saudaraku, jika duduk, atau sambil rebah, shalat boleh dijamak jika sakit, bersihkan najisnya semampunya, lalu dwidhukan, lalu melakukan shalat

3. jika pingsan atau tak sadarkan diri maka diqadha selepas sakitnya, semampunya saja, jika wafat maka di qadha oleh ahli warisnya, atau dikeluarkan fidyahnya.

jika sudah lanjut usia, (pikun) maka sudah tidak lagi wajib shalat.

4. disucikan oleh orang lain, dg air atau tayammum

5. anggota tubuh yg disentuh tayammum hanya dua, yaitu wajah dan kedua tangan hingga siku, tidak mesti tanah, tapi debu pun cukup, dan debu ada dimana mana walau tidak terlihat mata, pertama adalah menghadap kiblat, lalu memukulkan kedua telapak tangan kebumi, maksud dipukulkan adalah agar debu debunya saja yg terkena dan menempel, bukan tanah yg kasarnya, lalu diusapkan ke keseluruhan wajah sambil niat tayammum, lalu memukulkan kedua telapak tangan yg kedua pada wilayah yg tidak sama dg bagian yg disentuh tadi, lalu ujung2 jari kiri diusapkan mulia ujung jari2 kanan terus kesiku, lalu dibalik posisi untuk meneruskannya kembali e ujung jari2 kanan yg sebaliknya.
lalu tangan kanan berbuat hal yg sama pada tangan kiri.

cincin, jam, dan semua yg menempel diwajah dan tangan mesti dilepas.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam
  | | Silahkan login terlebih dahulu untuk bertanya
Friday, 30 July 2010