Jagalah Lisan Kita

       Jalsatul Itsnain Majelis Rasulullah Saw

     Senin, 30 Januari 2017

  – Habib Bagir bin Alwi bin Yahya –

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مِفْتَاحِ بَابِ رَحْمَةِ اللهِ، عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ، صَلاَةً وَسَلاَماً دَائِمَيْنِ بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ

 

Yang kita hormati dan yang kita muliakan guru-guru kita tercinta di antara nya Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos, Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Habsyi, Habib Ahmad bin Abdullah Al-Idrus, Kh. Abdussalam, dan para habaib yang lainnya juga para Asatidzah, para jamaah Majelis Rasulullah Saw, yang hadir di tempat ini maupun yang menyimak dengan streaming Majelis Rasulullah Saw, mudah-mudahan kita semua di berikan panjang umur, sehat wal afiyah, di mudahkan urusan-urusan kita dunia akhirat, amin ya Allah ya Robbal ‘Alamin.

Pada kesempatan malam ini kita doakan guru kita Habib Ja’far yang sedang kurang sehat tapi menyempatkan diri untuk duduk bersama kita, dan saya sedikit untuk menyampaikan lanjutan dari minggu yag lalu kita menyampaikan tentang adab di dalam berbicara, adab di dalam melakukan sesuatu, ada satu catatan yang baik yang bisa kita jadikan pedoman untuk kita dalam berbicara khususnya dalam berprilaku maupun bersangka. Apa catatan itu? Lakukanlah sesuatu yang apabila orang lain melakukan kepada kita perlakuan itu menyenangkan, dan jangan lakukan sesuatu yang kalau orang lain lakukan kepada kita kita tidak senang. Jadikan ini pegangan kita,  di antaranya di dalam menjaga hati kita, menjaga lisan kita , menjaga prilaku kita,

Contohnya: kalau ada orang yang berprasangka baik kepada kita, pasti kita akan senang , maka lakukanlah  seperti itu untuk orang lain. Kalau ada orang berbicara kata-katanya baik kepada kita, sopan kepada kita, pastinya kita akan senang, maka lakukan lah itu untuk orang lain. Kalau ada orang yang prilakunya baik, dan sopan pastinya kita senang, maka lakukanlah dari kita untuk orang lain.

Begitu juga sebaliknya, kalau ada orang dia punya prasangka buruk terhadap kita, tentu kita tidak menyukainya, maka jangan pernah kita juga berprasangka buruk terhadap orang lain. Kalau ada orang berkata dengan perkataan yang buruk, menghina kita, mencaci maki kita , tentu kita tidak senang , maka jangan juga kita melakukan itu kepada orang lain, jangan kita menghina orang lain, jangan kita menghujat orang lain, jangan kita mencaci maki orang lain, karena kita tahu rasanya bagaimana kita dihina, di caci maki. Maka jangan kita lakukan juga untuk orang lain.

Begitu juga kalau ada orang berprilaku buruk kepada kita. Tentunya kita tidak senang, maka jangan juga kita lakukan itu untuk orang lain, di zaman kita sekarang  menghina dan mencaci orang itu sudah terbiasa, padahal semuanya ada perhitungan nya di sisi Allah Swt. Berapa banyak lisan kita ini menjadi buruk untuk kita, dan ucapan-ucapan kita tanpa kita sadari telah menyakiti hati orang, bahkan niatnya baik, tapi mungkin ungkapan nya salah. Banyak hal yang di tulis orang-orang zaman sekarang  mungkin di dalam media internetnya, tapi semua itu ada perhitungannya, bagaimana kalau yang ditulis mencaci maki orang, dan orang saja tidak boleh kita caci maki apalagi mencaci maki ulama, makanya kita jaga lisan kita,

Terus bagaiman kalau ada orang yang mengatakan hinaan, cacian dan makian untuk kita? Jawabannya adalah kita harus sabar, tidak ada yang lebih indah dari pada sabar, karena kalau hinaan kita balas dengan hinaan berarti kita sama-sama hina dengan mereka,

Kita lihat bagaimana nabi kita Muhammad Saw, Rasulullah Saw dalam hidupnya di caci maki,di hina, bukan Cuma itu saja, Rasulullah di pukuli, di aniaya, 13 tahun Rasulullah Saw hidup di Mekkah. Sampai ada 1 sahabat bilang, kami duduk bersama Rasulullah 13 tahun di Mekkah,  Rasulullah di hina, di caci maki, bahkan pernah nabi pundaknya di taruh kotoran, tapi selama 13 tahun nabi tidak pernah mengeluarkan kata-kata buruk pun untuk yang telah mendzoliminya di mekkah,  tidak pernah Nabi Saw memberikan hinaan, cacian, atau makian,

Sama seperti terjadi nya perang Uhud,  nabi Saw dan para sahabat  mundur dari peperangan dan nabi terluka,  sampai nabi tadahin darahnya nabi sendiri,  ada satu sahabat bilang semoga Allah melaknat orang-orang kafir, kata nabi jangan. Kita tidak di ajarkan oleh nabi untuk melaknat siapapun, mengutuk pun tidak boleh, sampai nabi berkata, “Aku tidak di utus untuk melaknat, tapi aku di utus oleh Allah membawa rahmat dan membawa petunjuk”, inilah keindahan akhlaknya nabi Muhammad. Nabi di sakiti, nabi teraniaya, tapi nabi masih seperti itu jawabannya, وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung, siapa yang paling benar dalam ucapan Allah? Inilah akhlak nabi Muhammad yang harus kita contoh, khususnya  di zaman kita sekarang zaman fitnah, dan kita di ajarkan oleh nabi Muhammad keindahan akhlak, keindahan dalam berucap, inilah contoh kita, inilah teladan kita, inilah pedoman kita yaitu Rasulullah Saw,

Coba kita perhatikan orang-orang soleh terdahulu , termasuk guru kita Al-Habib Munzir, berapa banyak yang menghina beliau? Tapi apa tanggapan beliau, beliau hanya senyum dan bersabar, beliau tidak pernah membalas hinaan-hinaan terhadap beliau, dan kita jangan sampai membalas hinaan-hinaan dari orang yang telah menghina kita, sebab kalau kita membalas nya terkadang balasan hinaan kita lebih buruk terhadap orang yang telah menghina kita, dan berapa banyak orang yang bakal celaka dengan lisannya,

Pesan saya khusus nya terhadap anak-anak muda yang senang mengupdate status di sosial media dan lain sebagainya, jangan pernah bercanda bawa-bawa agama, agama itu bukan bahan bercanda, sholat 5 waktu jangan pernah kita tinggal, sebab kalau kita tinggalkan sholat 5 waktu kita akan berdosa dan itu adalah bercandain agama,

Berapa banyak orang sekarang meledek agama, sampai saya di kirimin foto oleh sahabat saya ada anak muda sholat di atas motor, ini namanya meledek agama, ada lagi yang sholat pake helm, ada lagi yang sholat pake celana dalam saja, jangan di balas dan jangan di sebarkan, kalau kita sebarkan sama saja kita menyebarkan keburukan, kita doain biar Allah kasih hidayah dan petunjuk, tapi ingat anak muda, jangan kita bercanda bawa-bawa agama, bercanda boleh silahkan tapi jangan bercanda bawa-bawa agama.

Berapa banyak orang soleh setiap malam nangis, amalnya soleh, ibadahnya banyak, tapi dia sama yang namanya api neraka pasti takut, itu sifatnya orang-orang soleh, makanya ingat, kita punya lisan kita jaga, dan kalau bercanda jangan bawa-bawa agama, mereka orang bercandain Al-Qur’an, menghina Al-Qur’an dan menistakan Al-Qur’an, ngeledek islam dan meledek Rasulullah, meledek ulama, pada hakikatnya sebenarnya bukan mereka sedang meledek, tapi mereka lagi di ledek oleh Allah Swt, dan Allah sudah menyiapkan api neraka,

Makanya dalam 1 hadist  Shohih Bukhori dan Muslim, nabi Saw bersabda:

“Allah akan memanjangkan usia orang-orang yang zolim”

Kita mengaji dengan guru kita, dengan ulama, dengan orang soleh, diajarin supaya hormat , mohon maaf, guru-guru kita tidak ada yang minta di hormatin, tapi haknya kita sebagai murid adalah hormat dengan guru, bagaimana kita mau mendapatkan ilmu yang manfaat kalau kita tidak mau hormat kepada guru, ini ilmu yang kita dapatkan di majelis ilmu, makanya orang kalau duduk di majelis ilmu bertambah ke khusu’ an nya, bertambah tunduknya sama Allah dan hormatnya kepada ahli ilmu, kalau orang tidak mengaji dan tidak duduk di majelis ilmu, tidak duduk bersama ulama dan orang-orang soleh, ya seperti itu hasilnya,  banyak bicara yang tidak bermanfaat, tanpa dia sadari berapa hati yang dia sakitin karna lisannya, bukan hanya dengan ulama, tapi dengan siapapun, kita harus belajar yang namanya saling menghargai dan saling menghormati, dan inilah ajaran yang di ajarkan oleh nabi kita Muhammad Saw, ajaran tersebut harus kita jalani,mudah-mudahan Allah Swt rubah sifat-sifat kita, dan Allah jaga lisan kita. Berapa banyak orang di azab di dalam kubur karena lisannya, mudah-mudahan Allah selamatkan kita dari semua itu, marilah kita bersama-sama jadikan lisan kita pada malam hari ini munajat kepada Allah, minta sama  Allah, supaya dosa-dosa kita di ampuni oleh Allah,

Faquluuu jami’aaannn Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah…..  Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah…..

Laa ilaa ha ilallah….. laa ilaa ha ilallah….. laa ila ha ilallah….. laa ilaa ha ilallah al adzimul haliim, laa ilaa hailallah robbul arsyil adzim, laa ilaa ha ilallah rabussamawati wa rabbul ardhi wa rabbul arsyil kariimm.. Adadaa kholqih wa ridho nafshih waa dzinata ‘arsyih waa midaada kalimaatih

Para  jamaah yang di muliakan Allah, ada sedikit pengumuman sebagaimana minggu yang lalu di sampaikan bahwa insya Allah majelis kita akan  melaksanakan safari ziarah yang insya Allah acara ini juga akan di tutup di acara tablig akbar Majelis Rasulullah Saw di kota Sukabumi, di masjid agung Sukabumi dan bertepatan tanggal 25 febuari pada hari sabtu, insya Allah akan di adakan ziarah dan di siapkan 300 orang yang mau ikut nanti menggunakan bus,  dan yang pertama kita berziarah ke maqam Al-Habib Ahmad bin Alwi Al-Haddad(Habib kuncung) dan juga insya Allah ke maqam guru kita tercinta Al-Habib Munzir bin Fuad Al-musawa, dan kemudian ke maqam Al-Habib Abdullah bin Muchsin Al-Atthos (empang Bogor), baru di tutup nanti insya Allah acara di Masjid Agung Sukabumi. Insya Allah kita di berikan sehat dan afiyah oleh Allah Swt, mengajak jamaah jika mau ikut malam ini di buka pendaftaraanya di MR Centre. MR Center ini pusat informasi, jadi kalau ada jamaah belum tahu kalau ada pengumuman belum paham atau belum mendengar bisa menanyakan langsung di pusat informasi. Jadi malam ini sudah di buka pendaftarannya , biaya infaknya sekitar 150.000. mendapatkan makan dan sebagainya, nanti akan di sampaikan langsung oleh pengurus MR Centre, insya Allah jadi penyemangat buat kita. Dan nanti akan bertahap di bulan-bulan berikutnya  dan berapa bulan kedepan ada acara Tabligh Akbar juga di luar kota, yang insya Allah akan kita buat,  mudah-mudahan bisa sampai seperti  zaman guru kita. Mengadakan Tabligh Akbar di Sukabumi di Bandung,  dan mudah-mudahan jadi dakwah kita. Dan permohonan pembacaan surat Al-Fatihah, pertama untuk Kh.Ahmad Baihaqi, yang sedang sakit mudah-mudahan Allah angkat penyakit beliau, dan juga bapak Saiful Zuhri yang sakit juga mudah-mudahan di angkat juga penyakitnya oleh Allah Swt. Juga ibu Hj.Rustini mudah-mudahan Allah beri kesembuhan  Al-Fatihah.

Fatihah untuk Khotam Al-Qur’an  di antaranya  Majelis Assyafiiyah dan juga banyak dari yang lainnya yang mohon maaf tidak bisa di sebutkan dari markas Majelis Rasulullah dan lainnya mudah-mudahan memberi semangat untuk kita juga untuk menghatamkan Qur’an, Amin ya Robal Alamin Al-Fatihah. Itu saja yang bisa di sampaikan

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

 

 

 

Raih pahala, sebarkan kebaikan..

Comments are closed.