Kita Tidak Pernah Tau Kebaikan Apa Yang Memasukan Kita Kedalam Surga

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ

اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي هَدَ انَا
بِعَبْدِه ِ الْمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا
إِ لَيْهِ بِاْلإِذْنِ و َقَدْ نَادَ انَا
لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَ لَّنَا وَحَدَ انَا

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

Yang kita hormati dan kita muliakan guru-guru kita wabil khusus  AlHabib Hud bin Muhammad Bagir Al-Atthos, guru kita Habib Ja’far bin Muhammad Bagir Al-Atthos, Habib Muhammad bin Abdullah Al-Idrus, Habib Hasan Al-Hamid, Kh Abdussalam, dan para Asatidza, guru-guru yang lainnya, para jamaah Majelis Rasulullah Saw, kita doakan guru-guru dan kita semua diberi panjang umur, Allah beri kesehatan dan ke afiyatan, Allah mudahkan urusan kita dunia dan akhirat Amin Ya Robbal Alamin.

Telah kita dengarkan ilmu yang luas dari guru kita Al-Habib Ja’far, ilmu seperti ini mahal harganya kalau saya liat seperti saat saya belajar di Hadramaut, Jamaah yang belum bisa ke Hadramaut bisa belajar malam selasa, mungkin Cuma sedikit dari ribuan jamaah malam selasa ini yang mencatat nya, mungkin Insya Allah yang hadir disini sudah hafal semua Amin Ya Robbal Alamin.

Tapi paling tidak kita tulis, kita catat, kita dengar, atau kita rekam dengan handphone kita, biar di rumah kita bisa Mutholaah lagi dan minimal kita punya bukunya kitab Safinatunnajah, jadi tidak jauh-jauh kita ke Hadramaut disini  juga ada ilmu nya kita bahas, Cuma tergantung himma dan semangatnya kita, mudah-mudahan Allah kasih semangat yang banyak untuk kita, Allah kasih Istiqomah buat kita Amin Ya Robbal Alamin.

Saya bingung mau bicara apa, guru kita Habib Alwi  tidak bisa hadir malam ini, kita doakan beliau di berikan panjang umur sehat wal afiyat, tapi tadi sore saya merangkum sedikit, di katakan oleh Habib Muhammad bin Abdullah Al-Idrus: Ada beberapa hal yang menjadikan kita bisa dekat dengan Allah Swt dengan mudah, dan inilah yang di jalani para ulama, para ahli makrifat orang-orang yang dekat dengan Allah Swt.

Diantaranya adalah memberi manfaat  dengan perbuatan-perbuatan baik, untuk menutupi atau menambal hati orang-orang yang sedang sedih, artinya memberi semangat , memberi masukan, mengingatkan mereka orang-orang yang sedang sedih, orang-orang yang sedang putus asa, ini adalah salah satu kebaikan yang indah, yang menjadikan kita dekatnya dengan Allah Swt.

Di dalam nya penuh dengan rahasia Allah, kalau ada sahabat kita, kalau ada teman kita, yang mungkin memiliki kesulitan, memiliki masalah, paling tidak kita memberikan bantuan untuk nya minimal semangat, makanya jadilah orang yang bisa memberikan manfaat untuk sahabat kita atau saudara kita walaupun itu hanya sekedar semangat, disitu ada kemulian dari Allah Swt  dan menjadikan kita dengan Allah.

Karena pasti di dalam nya kita mengingatkan dia untuk mengingat Allah, berapa banyak orang sekarang yang berputus asa dari rahmat Allah, putus asa dengan apa yang mereka alami, putus asa juga dengan urusan dunianya, putus asa dengan ekonominya, putus asa dengan masalahnya, bahkan ada sebagian dari mereka yang sampai tidak memiliki iman, kurang imannya dan terus berkurang.

Sampai ada yang berkata, “wah saya bukan orang baik lagi, sudah tidak usah ibadah, memang Allah kasih saya ahli maksiat, ini sudah takdir Allah”, betul memang takdir Allah, tapi Allah Swt kasih kita pilihan, supaya kita bisa berubah, memilih yang baik dan meninggalkan yang tidak baik, jangan sampai kita berputus asa dengan apa yang mungkin kita lakukan, dengan  mungkin masalah yang terjadi, atau mungkin dengan dosa-dosa kita, Syaithon aja tidak pernah berputus asa untuk memasukan kita ke dalam api neraka nya Allah. Makanya kita jangan pernah berputus asa untuk bertaubat kepada Allah Swt. Jangan putus asa dengan rahmat Allah, jangan putus asa untuk datang ke majelis-majelis taklim, sampai pernah di sampaikan di dalam sebuah cerita:

Ada salah seorang guru yang melaksanakan  ibadah haji sampai 14 kali, di haji yang ke 15 kali di bawa muridnya untuk ikut bersamanya, pas haji ke 15 kali ini muridnya mendengar gurunya mengatakan        يْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّ  ada suara terdengar dari langit, “tidak ada panggilan untuk mu”, muridnya mendengar langsung muridnya bilang “waduuh guru saya kenapa nih? Kok tadi ada ucapan tidak ada panggilan untukmu”, diam muridnya dalam hatinya menahan untuk bertanya kepada gurunya, apa guru dengar atau tidak, haji nya tidak di terima, haji nya tidak di panggil, tidak lama kemudian muridnya sudah tidak tahan untuk bertanya muridnya bertanya, wahai guru, saya tadi mendengar ketika kau mengucapkan بَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ kau ulangi, panggilan dari langit “tidak ada panggilan untukmu”, apa di jawab gurunya, iya, kamu baru dengar sekali, saya sudah 15 kali haji selalu dengar suara itu.

Tapi tidak pernah membuat saya putus asa untuk beribadah haji, saya terus datang kesini untuk meraih rahmat Allah, mengharap ridhonya Allah, sampai haji lagi yang ke 16 kali, dia ucapkan lagI  يْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّ  baru di situ ada ucapan kami memanggilmu dan memberikan kebahagiaan untuk mu.

Ini satu kisah yang mengajarkan kita supaya jangan sampai putus asa, datang ke majelis malam ini andaikata, datang ke majelis malam selasa sedikit kita dapat ilmu atau mungkin kita capek  kita dengerin sedikit, terus putus asa, udah lah besok saya gak datang lagi dah, udah selesai? Ini 15 kali haji dia datengin terus, ada orang datang mugkin, wah saya belum di kasih berubah, masih begini aja, terus udah selesai putus asa, harus terus semangat datang terus datang terus sampai Allah Swt merubah kita, Amin Ya Robbal Alamin.

Makanya itulah makna keistimewaan dari istiqomah, dengan kita terus datang , begitu juga ketika kita datang kepada Allah, mengetuk pintu Allah, sholat kita tadi di ajarkan,sekali belum khusyu, dua kali belum khusyu terus sampai Allah beri ke khusyuan kepada kita, jangan sampai putus asa, mudah-mudahan ini jadi penyemangat untuk kita semuanya amin.

Jangan lagi ada yang putus asa, apa lagi ada yang bilang putus asa dari masalahnya, dari urusan rizki nya, serahin semua kepada Allah, apa urusan kita, mau apa kita? Ada Allah. Allah yang punya semuanya, kalau Allah mau kasih sebentar, doanya kita, hajatnya kita, meminta yang besar juga di kasih oleh Allah asal kita minta nya tulus, Cuma tanyain dulu sama diri kita, kita minta sama Allah yang besar kita sudah ngasih apa untuk Allah?

Ngasihnya untuk Allah sudah besar belum? Jangan sampai ada yang putus asa, urusannya, masalahnya, tidak sedikit orang datang kesini mungkin di antara kita gak punya masalah, belum tentu, banyak dari kita yang mungkin punya masalah tapi jangan sampai putus asa,  kita punya Allah, berarti orang yang berputus asa seolah-olah dia tidak yakin kepada Allah.

Kurang imannya, apa lagi masya Allah, saya bunuh diri aja habib, terus mau bagaimana? mau saya jawabin apa? udah mati dah sana, kan tidak, kita semangatin kita usahain, apa sih masalahnya? Apa ada masalah kita lebih besar dari orang-orang yang mengalami masalah sebelum kita? Coba tanyakan, masalah apa, ekonomi kita, tanyakan bagaimana kehidupan nabi Muhammad, apa nabi Saw hidupnya senang? Banyak uang nya, tidak. Bahkan Imam Haddad sampai berkata di dalam kitabnya , Nabi Saw sampai 2 bulan tidak masak apa-apa di rumahnya, lapar nabi berhari-hari, makanya kita jangan pernah berputus asa, apa lagi hebatnya nabi, sahabatnya nabi, luar biasa, tidak ada cerita sahabat nabi mengeluh, bahkan sudah mau menjelang kematiannya, tidak pernah berkata lebih baik bunuh diri dari pada berperang, sahabat nabi ada yang di potong tangannya, di potong kaki nya, mereka tidak pernah mengeluh.

Masalahnya lebih berat dari kita, masalah kita belum seberapa, tapi meraka orang-orang soleh tidak pernah putus asa dari rahmat Allah Swt. Makanya kita jangan putus asa.

Yang ke dua adalah yang paling indah juga memberi makan kepada orang-orang yang perutnya kosong, kita ini, bersedekah , bantu orang, memberi makan untuk orang-orang yang kelaparan disitu ada Taqorrub Ilallah yang sangat indah, cara kita mendekatkan diri kepada Allah, mengingat Allah, dengan kita menyayangi mereka orang-orang yang susah, yang kesulitan, Allah Swt bakal kasih kemulian untuk kita,

Makanya teringat dengan pesan nabi, orang yang memberi kasih sayang, bakalan di beri kasih sayang nya Allah, ingat hadist tersebut maknanya kita memberi kasih sayang dibalas dengan kasih sayang Allah. Yang kita perbuat ada imbalannya, seperti yang di ucapkan nabi, apa yang kau perbuat, kau pasti akan mendapat balasannya.  Mulai dari kita terlebih dahulu, mau rahmat Allah, ayo mulai, kita nya kasih rahmat dulu dari dalam diri kita buat hamba-hamba Allah.

Buat makhluk-makhluknya Allah Swt, berapa banyak orang yang membantu dengan kasih sayang dan kelembutannya, dia akan mendapatkan kasih sayang Allah dan kelembutan Allah, pernah dengar cerita seorang pelacur perempuan? Yang melihat Anjing yang mengeluarkan lidahnya kehausan  sampai nih orang perempuan kasih minum, air punya nya dia di kasih minum, buat siapa? buat anjing tersebut, Allah ampuni dosanya perempuan tersebut dan di jadikan ahli surganya Allah.

Berkata rahmat yang ada di hatinya, sehingga dia mendapatkan Rahmatnya Allah Swt, ini yang perlu di zaman kita sekarang, jangan mikirin diri kita sendiri, pikirin juga yang di sekeliling kita, Allah kasih rizki bukan Cuma buat kita saja, Allah kasih ada hak-hak juga untuk seorang di sekeliling kita, ada keluarga kita, kalau itu hewan yang tadi di sebutkan, hewan yang gak ada manfaatnya yang hina yang najis dengan membantu nya saja kita dapat rahmat Allah bagaimana dengan manusia seperti kita, anak-anak dari pada orang-orang yang baik, yang perlu kita bantu,dan yang perlu kita santuni, paling tidak kita beri makan, zaman kita apalagi,

Saya ingat dulu kalau masih kecil, sekolah sudah di ajarin pelit sama teman-teman. Kenapa bib? Kalau beli makanan mohon maaf, saya suka beli yang namanya Cakwe. Ada cakwe itu kan bisa di belah 2, teman-teman kita kalau mengajarkan kita pelit seperti ini, “eh, saya lapar ya, jangan ada yang minta”,  itu pelit, tidak mau ngasih, belum tentu kan teman-teman kita semua punya uang, bisa beli atau tidak, dulu apa lagi di sekolah. Mungkin antum juga sudah merasakan semuanya, bagaimana teman kita  di sekolah nya punya duit, belum tentu, bisa beli sama dengan yang seperti kita beli, tidak, paling tidak ayo kita bantu, dari situ beli cilok dan berbagilah walaupun 1 butir makanan, nih tidak, saking pelit nya itu makanan sampai di ludahin biar tidak ada yang meminta, itu ciri orang yang tidak punya kepedulian, saking tidak mau di minta nya sampai seperti itu.

Banyak di sekeliling kita orang susah dan orang sulit,  zaman kita sekarang tidak minta mereka, mereka usaha dan mencari uang, kemarin baru ketemu seorang bapak-bapak tua jualan aqua, ditanya berpa harganya, harganya 4000, saya pikir-pikir di warung 3000 dia hanya mengambil untung 1000, dia tidak meminta dengan kita, dia masih usaha, makanya beli dagangan saudara kita, walaupun kadang-kadang kita tidak butuh dan tidak mau, beli,  apalagi kalau kita lihat  itu duit ada 5000 hanya lebih 1000, di doain kita pakai bahasa arab, coba kita bayangkan.  Mereka tidak mengemis kepada kita tapi harus punya  kita rasa kepedulian, jangan  khawatir, kita ngasih Allah bakal tambah rezeki kita Insya Allah, Amin Ya Robbal Alamin, makanya yuk, kita harus punya rasa kepedulian, jangan takut dan jangan bimbang, kasih makan, makanya di antara kemulian seseorang yang di tinggikan kebaikannya oleh Allah Swt adalah orang-orang yang selalu memberikan makan kepada fakir miskin,  sampai salah satu tanda amalan-amalan yang di  cintai oleh Allah Swt,  selain memulai segala sesuatu dengan salam perjumpaan, yang kedua adalah memberikan makanan untuk orang-orang yang tidak mampu,

Makanya pernah ada satu cerita di hari Asyuro Habib umar pernah bercerita ada seorang ibu-ibu miskin kelaparan beserta dengan anaknya sampai dia datang ke satu warung yang di miliki oleh orang muslim, lalu warung itu di minta satu sampai dua dirham untuk bekal buka puasa di hari Asyuro, lalu di tolak oleh pemilik warung, lalu tetangga pemilik warung adalah orang yahudi, di panggilah ibu itu dengan orang yahudi, lalu orang yahudi itu bertanya, “kenapa ibu sedih”, lalu di jawab oleh ibu itu, “saya meminta oleh pemilik warung itu tapi tidak diberi, padahal saya dan keluarga belum makan”, lalu orang yahudi itu bertanya lagi, apakah ibu benar berpuasa? Lalu di jawab oleh ibu itu, “ya aku berpuasa”, “puasa apa? puasa hari Asyuro”,  apa kata orang yahudi itu, “kalau begitu dari pada ibu mengemis  satu sampai dua dirham aku beri ibu 10 dirham”, lalu ibu itu pulang dengan bergembira, lalu pemilik warung di beri mimpi oleh Allah,  di dalam mimpinya seakan-akan kiamat sudah bangkit, lari-lari dia kehausan, ketika dia berlari dia bertemu dengan satu istana dan dia mengetuk pintu istana itu, lalu keluar lah pengawal istana, didalam mimpinya itu pemilik warung minta air dengan pengawal istana, tapi pengawal istana berkata tidak ada air, dan ditolak lah dia, lalu dia baru ingat, semalam dia baru menolak seorang yang meminta sedekahnya, lalu berkata pemilik istana, istana ini dahulu kepunyaan kamu, dan ada namamu, tapi semenjak kau tolak ibu-ibu yang meminta kepada mu, istana ini dirubah namanya menjadi pemilik orang yahudi tetanggamu, karena dia memberi uang 10 dirham, lalu terbangun lah pemilik warung. Langsung bergegas lah pemilik warung itu pergi kerumah orang yahudi, lalu pemilik warung bertanya, “apakah benar kau memberi uang 10 dirham untuk ibu-ibu yang keluar dari warung saya?” Lalu di jawab oleh orang yahudi, “iya benar”, lalu berkata pemilik warung , “bagaimana kalau saya ganti 100 dirham? Tapi pahala 10 dirham nya untuk saya“, lalu di jawab oleh orang yahudi, “kamu mau memberi saya uang 100 dirham? Buat mendapat istana, yang kamu impikan, saya juga impikan semalam,dan sekarang saya bangun ucapkan   أشهد أن لا اله الا الله وأشهد ان محمد رسول الله “

Di selamatkan oleh Allah orang yahudi tersebut dengan keberkah dia membantu orang yang sedang berpuasa, berapa banyak keselamatan yang Allah kasih untuk kita?

Yang ketiga adalah memberikan kebahagiaan untuk orang-orang yang sedang kesedihan, kalau kita dapat membahagiakan Insya Allah kita akan mendapatkan rahmat Allah Swt, menjadikan kita dekat dengan Allah swt, makanya yuk kita berbuat kebaikan, kita tidak pernah tau, kebaikan apa yang dapat memasukan kita ke dalam surganya Allah. Dan keburukan apa yang memasukan kita kedalam neraka. Dimanapun kapanpun, jauhkan keburukan,  mulai sekarang tinggalkan dosa sekecil apapun, mudah-mudahan kita di selamatkan dari api nerakanya Allah,

Sama sama kita ucapkan,  Faquluuu jami’aaannn Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah…..  Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah….. Yaa Allah…..

Laa ilaa ha ilallah….. laa ilaa ha ilallah….. laa ila ha ilallah….. laa ilaa ha ilallah al adzimul haliim, laa ilaa hailallah robbul arsyil adzim, laa ilaa ha ilallah rabussamawati wa rabbul ardhi wa rabbul arsyil kariimm.. Adadaa kholqih wa ridho nafshih waa dzinata ‘arsyih waa midaada kalimaatih

Para jamaah yang dimuliakan Allah kita mohonkan baca surat Al-Fatihah untuk wafatnya bapak H.Karim bin H.Syuaib di india beliau masih ada ikatan dengan majelis Rasulullah Saw, kita doakan semoga Allah rahmati beliau, Allah hapus segala dosa-dosa nya, dan di angkat derajatnya, Al-Fatihah,

Fatihah selanjutnya untuk semangat agar yang berhasil menghatamkan Qur’an dari komunitas-komunitas mudah-mudahan Allah Swt beri ke istiqomahan, dan yang lain juga insya Allah bisa mengikutinya Amin. Jamaah komunitas Al-Fatih sudah khotam pertama, group Hadroh Majelis Rasulullah khotam ke 5, Majelis Ilmunnafi’ khotam ke 7, Majelis Fathimiyah khotam ke11, Musholla Al-Ikhwan tebet khotam ke 4, Jamaah MR AHM group pertama khotam ke 41, Staff Majelis Rasulullah Saw khotam ke 42, bahkan jamaah majelis saya sendiri juga khotam pertama, mudah-mudahan Allah Swt jadikan Al-Qur’an bermanfaat buat kita, Allah jadikan cahaya Qur’an dalam kehidupan kita Al-Fatihah, itu saja

Wal afwu minkum

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Jalsatul itsnain  Majelis Rasulullah Saw

–  Habib Bagir bin Yahya –

 

 

 

Raih pahala, sebarkan kebaikan..

Comments are closed.