Perjalanan Dakwah Menuju Malaysia

Bismillahi Rahmani Rahim
Alhamdulillahi Rabbil Alamin.
Seluruh pujian hanya milk Nya Yang Maha Esa, Raja Yang Maha Agung, Yang memberikan nikmat atas setiap makhluk Nya, Maha suci ALLAH dengan keluhuran Nya, haturan sholawat dan salam kepada kekasih Nya, Nabi Muhammad SAW dan keluarga besar dan seluruh sahabatnya.

Kami memulai perjalanan dakwah menuju Malaysia mewakili Majelis Rasulullah SAW untuk menghadiri acara MAHABBAH FEST 1437H pada Ahad 6 Dis 2015 pukul 10 pagi – 11.30 malam bertempat di Space U8, Shah Alam – Malaysia. Acara ini berisi Taman Ilmu, Booth Pameran & Jualan serta Maulid Akbar.

Perjalanan ini mengingatkan kita akan dua hal, pertama pada perjuangan Rasulullah SAW didalam berdakwah dan mengingatkan pula kepada perjalanan orang-orang sholeh yang berjuang menyebarkan keindahan agama Islam keseluruh alam, dan untuk mengenal lebih dekat dan mencintai Rasulallah SAW sampai bisa meneladaninya dengan baik seperti dakwah yang dibawa Guru tercinta Alhabib Mundzir bin Fuad Almusawa. Yang kedua memberikan pelajaran penting dalam kewajiban kita untuk selalu mengajak orang lain dalam kebaikan seperti yang diperintahkan ALLAH dan diajarkan oleh Rasulallah SAW, dengan ini kita mengetahui kekurangan kita dalam mengajak orang lain pada kebaikan, dimana dahulu para kaum sholihin mereka berjuang dengan nyawa dan harta untuk mengajak orang lain pada kebaikan dan keluhuran.

Dari beberapa kesan ketika kami sampai di Malaysia menemuni tokoh tokoh ulama’ dan para da’i yang banyak pula berkecimpung dalam dakwah, bahkan berjumpa dengan para da’i ikhwan yang dahulu belajar bersama ketika di Ma’had Darul Musthofa, sebagian banyak dari mereka yang berasal dari Malaysia dan kami juga berjumpa sebagian dari mereka ada yang berasal dari Hadromaut dan ada pula dari singapore, semoga perjumpaan ini mengikatkan tali silaturahmi yang erat dan semoga ALLAH menjadikan perjumpaan ini sebegai perjumpaan yang diridhoi Nya.

Didalam acara yang mulia ini kami pun berjumpa dengan jamaah Majelis Rasulullah SAW dari Malaysia, mereka turut hadir dalam acara ini bahkan ada yang datang dari wilayah yang cukup jauh dari Shah Alam, menggambarkan kenangan tentang bagaimana perjuangan Guru Tercinta kita Alhabib Mundzir Almusawa dalam berdakwah sampai ke negeri Malaysia ini, semoga ALLAH selalu merahmati Beliau Alhabib Mundzir dan semoga ALLAH memberikan keistiqomahan untuk seluruh Jamaah Majelis Rasulullah SAW yang di Malaysia dan secara umum diseluruh wilayah lainnya.

Begitu besar perjuangan Almarhum Almaghfur lahu Alhabib Mundzir bin Fuad Almusawa dalam berdakwah dari tempat ke tempat, dari wilayah ke wilayah lainnya dengan seluruh pengorbanannya yang begitu besar hingga menjadikan kita dapat berkumpul dalam wadah Majelis yang mulia ini, Majelis Rasulullah SAW, semoga kita bisa berkumpul dengan beliau disyurga kelak seperti kita kumpul di wadah Majelis ini didunia.

Dan alhamdulillah kami berkesempatan untuk mengisi tausiyah, pada tausiyah terakhir setelah mendengarkan ungkapan ungkapan mutiara kata-kata cinta untuk baginda Rasul SAW, mendengarkan bagaimana tuntunan kelembutan agar kita selalu berjalan dijalan Rasul SAW dan tidak berpaling darinya sedikit pun, semoga tausiyah yang diberikan memberikan manfaat dan bekas yang indah dalam diri kita semua dan menjadikan semangat dan bertambah usaha kita dalam mendekatkan diri kita kepada ALLAH SWT dan menambah kecintaan kita kepada Nabi SAW dan menjadikan Nabi SAW sebaik baiknya teladan untuk kita semua.

Pelajaran yang paling penting yang kita petik dari perjalanan ini, kita merasa sedih dengan kekurangan kita dalam berdakwah mengajak orang lain pada kebaikan, dalam menyebarkan ajaran agama yang penuh keluhuran dan kelembutan ini, kurangnya pengorbanan kita dalam berusaha untuk menyampaikan kalimat kalimat yang haq dan kekurangan kita dalam menghadiri majelis majelis mulia untuk bisa beristiqomah dengan orang-orang mulia, sungguh malu diri ini belum dapat memberikan senyuman dari senyuman Baginda Rasul SAW, malu belum menjadi yang dibanggakan oleh Rasul SAW, malu belum bisa memberikan senyuman diwajah Guru Tercinta Alhabib Mundzir dan malu belum bisa membahagiakannya dan membanggakannya.

Ya ALLAH ampunilah dosa dosa karena kekurangan kami dan ketidak mampuan kami didalam berjuang bersama Rasul SAW dan Guru Tercinta Alhabib Mundzir, Ya ALLAH hanya inilah sedikit yang dapat kami usahakan dalam berdakwah, hanya mengharapkan ridho dan cinta dariMu yanh menjadikan kami dapat hidup dengan kebahagiaan dan keselamatan didunia maupun di akhirat.

Ucapan terima kasih untuk sahabat tercinta Al Ustadz Azam dan Alustadz Kharil dengan wasilah sampainya kami di Malaysia semoga ALLAH selalu menjaga beliau dan menetapkan langkah beliau dalam berdakwah dijalan ALLAH.

Ditulis oleh pembantu kalian Muhammad Albagir bin Alwy bin Yahya

 

Raih pahala, sebarkan kebaikan..

Comments are closed.